BEM FH UNAYA Gelar Sosialisasi Politik Pemerintah Aceh

Posted on Updated on

Gambar

Banda Aceh – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM-FH) Universitas Abulyatama Aceh bekerjasama dengan Badan Kesbangpol dan linmas Aceh, menggelar Sosialisasi Kebijakan Politik Pemerintah Aceh, bertempat di Hotel Regina, kemarin (19/6/2013).

Nova Zulfikar,Ketua BEM FH Unaya menyatakan, kegiatan yang mengusung tema ‘Peran Mahasiswa Dalam Mengisi Pembangunan Aceh Pasca Penandatanganan MoU dan Lahirnya UU No. 11 Tahun 2006′ itu merupakan inisiatif dari kalangan mahasiswa Unaya yang sadar akan tanggung jawab mereka sebagai bagian dari masyarakat Aceh, dalam rangka mendorong pemerintah untuk mengimplementasikan UU No.11 tahun 2006 secara holistik dan integral.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kesbangpollinmas Aceh, Nasir Zalba SE. turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRA Tgk Adnan Beuransyah dan Tgk Abdullah Saleh SH, sebagai pemateri. Sementara itu , hadir sebagai pembanding akademis, Dr Syarifuddin Hasyim SH M Hum.

Sementara itu 175 orang peserta dari perwakilan seluruh BEM Universitas dan perwakilan BEM Fakultas Se-Banda Aceh dan Aceh Besar terlihat memadati ruang pertemuan tersebut.

Tujuan dari  sosialisasi itu secara umum dimaksudkan untuk memperkuat kapasitas pengetahuan para mahasiswa dalam memahami butir-butir nota kesepahaman dan UU No. 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh, serta memberikan pemahaman dan pendalaman tentang fungsi dan perannya sebagai agent of change dan tugas-tugas yang harus dilakukan oleh pemerintahan Aceh.

“Kegiatan ini juga menuntut fungsi dan peran mahasiswa sebagai social control terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah pusat yang berkaitan langsung dengan Pemerintahan Aceh, sekaligus untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang tugas dan tanggung jawabnya sebagai generasi pembangunan dan penjaga perdamaian (Peace Actor) berdasarkan MoU dan UU No. 11 Tahun 2006,” terang Nova.

Sudah sepatutnya mahasiswa mempersiapkan diri guna membangun bangsa dan daerahnya. “Mengawasi dan mengontrol setiap kebijakan-kebijakan pemerintah serta berkontribusi penuh melalui ide dan konsep, maupun tindakan-tindakan lain yang bersifat konstruktif. Oleh karena itu peran mahasiswa sebagai agent of development sangat dibutuhkan,” terangnya.

“Semoga hasil yang telah dicapai dalam kegiatan ini mampu membentuk  kesepahaman dan komitmen para mahasiswa tentang perannya masing-masing untuk terus menjaga perdamaian sekaligus menjadi jembatan penghubung antara pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh saat ini, sehingga setiap butir-butir  yang telah dituangkan dalam kesepakatan damai (MoU) dan UU No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dapat sepenuhnya direalisasikan untuk kepentingan seluruh masyarakat Aceh,” pungkas Nova.

Turut hadir dalam acara tersebut ialah:
1. Ketua Komisi A Bidang Hukum DPRA, Drs Tgk H Adnan Beuransyah.
2. Ketua Badan Legislasi DPRA, Abdullah Saleh, S.H,
3. Pembanding Dari Unsur Akademisi, Profesor Husni Jalil, SH, MH.
4. Kepala  BaKesBangPol Aceh, Nasir Zalba, S.E. dan
5. Ka.Bid Politik Pemerintahan dan Keamanan Aceh, Zulkifli Pardan.
6. Badan Eksekutif Mahasiswa se Banda Aceh dan Aceh Besar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s